Suara Hati Perawat TKS Kupang

Perawat TKS Kupang
Desinta Natalia Wenigat (26) dan Almodat Seo S.Kep.NS

KUPANG – Desi Liunokas, Amd.Kep (18), seorang perawat tenaga sukarela (TKS) yang telah mengabdi di Puskesmas Tarus Kabupaten Kupang selama empat tahun mengaku senang mendengar adanya informasi penerimaan CPNS untuk tahun ini, Sabtu (26/5/2018)

Desi yang mengabdi sebagai perawat menjelaskan, selain senang akan dibukanya penerimaan CPNS, ia pun sangat bersemangat mengikuti tes tersebut, pasalnya, Desi sudah lulus ujian kompetensi (ukom) dan sementara mengurus Surat Tanda Registrasi (STR) sebagai seorang perawat.

“Semangat juga untuk ikut karena sudah ada Surat Tanda Registrasi, kalau dulu-dulu kurang semangat untuk ikut tes CPNS,” ungkap perawat yang berdomisili di Kelurahan Naikoten 1 Kota Kupang ini.

Selain itu, ia juga berharap untuk penerimaan CPNS tahun ini, kuota penerimaan di bidang kesehatan lebih banyak jumlahnya sehingga, kata Desi, ia dan kawan-kawan lain yang berstatus tenaga sukarela (tks) lainnya
bisa ikut tes CPNS.

Hal yang senada diungkapkan Desinta Natalia Wenigat (26), ia pun senang mendengar informasi adanya penerimaan CPNS di tahun 2018 ini, akan tetapi lanjut Desinta, masalah yang dihadapi dirinya dan perawat lainnya adalah belum mengambil profesi perawat.

“Beta (saya) senang kalau ada CPNS. Bilangnya harus Ners tapi beta (saya) punya harapan kalau katong (kami) yang sudah bekerja lama disini apakah ada kebijakan untuk katong (kami) yang belum ambil pendidikan profesi
supaya bisa ikut CPNS,” ungkap Desinta yang telah mengabdi sebagai perawat di Puskesmas Tarus selama empat tahun ini.

Almodat Seo, S.Kep NS (34), perawat lainnya yang ditemui mengatakan, dirinya yang telah mengabdi selama lebih dari tiga tahun menjadi tenaga sukarela (TKS) merasa senang adanya penerimaan CPNS di tahun 2018 ini.

“Kita sebagai TKS merasa senang, tapi kalau bisa, diprioritaskan penerimaan tenaga kesehatan lebih banyak karena di desa-desa ini susah tenaga kesehatan,” ungkap pria yang berdomisili di kelurahan Sikumana Kota Kupang ini.

Lanjut Almodat, adanya penerimaan CPNS ini membuka peluang untuk membantu para tenaga kesehatan sukarela menjadi PNS sehingga bisa memperbaiki tingkat kesejahteraannya.

Artikel ini sudah tayang di pos kupang.com dengan judul Ini Ungkapan Hati Tenaga Kesehatan Sukarela dan Guru Honor di Kabupaten Kupang.

 

3 tanggapan untuk “Suara Hati Perawat TKS Kupang

  • 28 Mei 2018 pada 10:20 am
    Permalink

    Sdr 2ku semangatlah…..kata orang bijak kesempatan tdk akan datang dua kali….persiapkan sesuai peraturan yg ada …semoga berhasil……yg bsk blm berhasil jd pns…..coba cari peluang yg ada …..pikir ulang utk jd TKS karena hidup ini adalah kesempatan……

    Balas
    • 28 Mei 2018 pada 4:16 pm
      Permalink

      Mantap..semangat perawat Indonesia. Terima kasih banyak atas share spirit motivasi dari sejawat Mateus presetyo hadi. Salam sukses

      Balas
  • 29 Mei 2018 pada 5:13 am
    Permalink

    Cari obat wasir yang ampuh denatur sajalah TOKO APOTIK ONLINE OBAT HERBAL PENYAKIT DALAM KANKER JANTUNG DIABETES BATU GINJAL PENYAKIT ANUS / DUBUR WASIR AMBEIEN HEMORROID DAN FISTULA ANI DAN PENYAKIT MENULAR SEXUAL SEPERTI SIPILIS RAJA SINGA KENCING NANAH GONORRE HPV KUTIL KELAMIN HE

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *