Blog

Lulusan Perawat Wajib Disumpah, Kenapa?

Pimpinan & Anggota Senat bersama Prof. Elly Nurachmah, Profesor Perawat Pertama di Indonesia pada acara pengambilan sumpah profesi perawat atau ners di Hotel Sahid Mks
Pimpinan & Anggota Senat Perguruan Tinggi bersama Prof. Dra. Elly Nurachmah, M.App.Sc., DNSc, Profesor Keperawatan Pertama di Indonesia pada acara pengambilan sumpah profesi perawat atau ners di Hotel Sahid Mks

Di setiap institusi pendidikan tinggi keperawatan acara pengambilan sumpah perawat selalu dilaksanakan. Acara ini biasanya dirangkai dalam acara wisuda. Pengambilan sumpah perawat bertujuan untuk mengembankan tanggung jawab profesi perawat kepada para lulusan agar ketika dihadapkan langsung ke masyarakat, para lulusan dapat menjadi perawat yang bertanggung jawab. Melalui sumpah profesi yang diucapkan, perawat Haruslah Profesional dan Bertanggung Jawab.

Sumpah perawat, juga merupakan hal penting bagi perawat dimana sumpah tersebut mengandung perkataan janji kepada diri sendiri dan hubungan antara individu dengan penciptanya.
Sumpah Perawat Indonesia merupakan sumber nilai moral dalam praktik keperawatan yang dilaksanakan oleh setiap perawat yang telah lulus pendidikan keperawatan dan siap melakukan praktik keperawatan.

Hal diatas sesuai dengan amanat Undang-Undang nomor 38 tahun 2014 tentang keperawatan, bahwa sumpah perawat merupakan salah satu persyaratan bagi perawat guna melakukan registrasi untuk memperoleh Surat Tanda Regristrasi (STR), sebagai bentuk bahwa perawat dapat melaksanakan tugas dan wewenang dalam memberikan asuhan keperawatan kepada klien.

Itulah alasan mengapa perawat harus disumpah.

“Bagi mereka yang lulus dari jenjang profesi keperawatan, sebelum masuk ke lapangan mereka harus diambil dulu sumpahnya sebagai perawat. Agar, pada saat terjun ke lapangan, mereka betul-betul punya komitmen bahwa mereka ingin menjadi perawat profesional dan bertanggung jawab terhadap dirinya, profesinya, maupun terhadap Tuhannya masing-masing,”

Acara Sumpah Perawat

LAFAL/ NASKAH SUMPAH PERAWAT
Saya bersumpah bahwa:
1. Saya akan membaktikan hidup saya // untuk kepentingan kemanusiaan // terutama dalam
bidang kesehatan // tanpa membeda-bedakan kesukuan // kebangsaan // keagamaan // jenis
kelamin // golongan // aliran politik // dan kedudukan sosial.
2. Saya akan menghormati setiap hidup insani // sepanjang daur kehidupannya.
3. Saya akan mempertahankan dan menjunjung tinggi // martabat profesi keperawatan //
dengan terus menerus mengembangkan ilmu keperawatan.
4. Saya akan merahasiakan segala sesuatu yang saya ketahui // karena pekerjaan dan keilmuan
saya sebagai perawat // kecuali jika diminta keterangan untuk proses hukum.
5. Saya akan senantiasa memelihara hubungan baik // antar sesama perawat.
6. Saya akan membina kerja sama sebaik-baiknya // dengan tenaga kesehatan dan pihak lain //
dalam pemberian pelayanan kesehatan.
7. Saya akan tetap memberikan penghormatan yang selayaknya // kepada guru dan
pembimbing saya.
8. Saya ikrarkan sumpah ini // dengan sungguh-sungguh dan dengan penuh keinsyafan.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberi kekuatan kepada saya.

Kode Etik Keperawatan Indonesia

Kode Etik Keperawatan Indonesia
Kode Etik Keperawatan Indonesia terdapat dalam Keputusan Musyawarah Nasional Persatuan Perawat Nasional Indonesia Nomor 09/MUNAS IV/PPNI/ 1989. Bunyi naskahnya seperti berikut ini:

Mukadimah
Sebagai profesi yang turut serta mengusahakan tercapainya kesejahteraan fisik, materi, dan mental spiritual untuk makhluk insani dalam wilayah Republik Indonesia maka kehidupan profesi keperawatan di Indonesia selalu berpedoman kepada sumber asal, yaitu kebutuhan masyarakat Indonesia akan pelayanan keperawatan.

Warga keperawatan di Indonesia menyadari bahwa kebutuhan akan keperawatan bersifat universal bagi klien (individu, keluarga, kelompok dan masyarakat). Oleh karena itu, pelayanan yang diberikan oleh perawat selalu berdasarkan kepada cita-cita yang luhur, niat yang murni untuk keselamatan dan kesejahteraan umat tanpa membedakan, kebangsaan, kesukuan warna kulit, umur, jenis kelamin, aliran politik, dan agama yang dianut, serta kedudukan sosial.
Dalam melaksanakan, tugas pelayanan keperawatan kepada klien, cakupan tanggung jawab perawat Indonesia adalah meningkatkan derajat kesehatan, mencegah terjadinya penyakit, mengurangi dan menghilangkan penderitaan, serta memulihkan kesehatan dilaksanakan atas dasar pelayanan yang paripurna.

Dalam melaksanakan tugas profesional yang berdaya guna dan berhasil guna, para perawat mampu dan ikhlas memberikan’ pelayanan yang bermutu dengan memelihara dan meningkatkan integritas pribadi yang luhur dengan ilmu dan keterampilan yang mempengaruhi stander serta dengan kesadaran bahwa pelayanan yang diberikan merupakan bagian dan upaya kesehatan secara menyeluruh.

Dengan bimbingan Tuhan Yang Maha Esa dalam melaksanakan tugas Pengabdian untuk kepentingan kemanusiaan, bangsa, dan tanah air, Persatuan Perawat Nasional Indonesia menyadari bahwa perawat Indonesia yang berjiwa Pancasila dan berlandaskan pada UUD 1945, merasa terpanggil untuk menunaikan kewajiban dalam bidang keperawatan dengan penuh tanggung jawab, berpedoman pada dasar-dasar seperti tertera uraian di bawah ini. Tanggung jawab perawat meliputi:

  • Tanggung jawab perawat terhadap individu, keluarga, dan masyarakat
  • Tanggung jawab perawat terhadap tugas
  • Tanggung jawab perawat terhadap sesama perawat dan profesi kesehatan Lainnya
  • Tanggung jawab perawat terhadap profesi perawatan
  • Tanggung jawab perawat terhadap pemerintah, bangsa, dan tanah air.

1. Tanggung jawab perawat terhadap individu, keluarga, dan masyarakat
• Perawat dalam melaksanakan pengabdiannya senantiasa berpedoman pada tanggung jawab yang pangkal tolaknya bersumber pada adanya kebutuhan terhadap perawatan untuk individu, keluarga, dan masyarakat.
• Perawat dalam melaksanakan pengabdian dalam bidang perawatan senantiasa memelihara suasana lingkungan yang menghormati nilai budaya, adat istiadat, dan kelangsungan hidup beragama dan individu, keluarga, dan masyarakat.
• Perawat dalam melaksanakan kewajibannya bagi individu dan masyarakat senantiasa dilandasi dengan rasa tulus ikhlas sesuai dengan martabat dan tradisi luhur perawatan.
• Perawat senantiasa menjalin hubungan kerja sama yang baik dengan individu dan masyarakat dalam mengambil prakarsa dan mengadakan upaya kesehatan khususnya serta upaya kesejahteraan pada umumnya sebagai bagian dan tugas kewajibannya bagi kepentingan masyarakat.

2. Tanggung Jawab perawat terhadap tugas
• Perawat senantiasa memelihara mutu pelayanan perawatan yang tinggi disertai kejujuran profesional dalam menerapkan pengetahuan serta keterampilan perawatan, sesuai dengan kebutuhan individu atau klien, keluarga, dan masyarakat
• Perawat wajib merahasiakan segala sesuatu yang diketahui sehubungan dengan tugas yang dipercayakan kepadanya.
• Perawat tidak akan mempergunakan pengetahuan dan keterampilan perawatan untuk tujuan yang bertentangan dengan norma kemanusiaan.
• Perawat dalam menunaikan tugas dan kewajibannya senantiasa berusaha dengan penuh kesadaran agar tidak terpengaruh oleh pertimbangan kebangsaan, kesukuan, keagamaan, warna kulit, umur, jenis kelamin, aliran politik, agama yang dianut, serta kedudukan sosial.
• Perawat senantiasa mengutamakan perlindungan dan keselamatan, pasien, dalam melaksanakan tugas perawatan serta matang dalam mempertimbangkan kemampuan jika menerima atau mengalihtugaskan tanggung jawab yang ada hubungannya dengan perawatan.

3. Tanggung Jawab perawat terhadap sesama perawat dan profesi kesehatan Lainnya
• Perawat senantiasa memelihara hubungan baik antar sesama perawat dan dengan tenaga kesehatan lain, baik dalam memelihara keserasian suasana lingkungan kerja maupun dalam mencapai tujuan pelayanan kesehatan secara “keseluruhan”.
• Perawat senantiasa menyebarluaskan pengetahuan, keterampilan, dan pengalamannya kepada sesama perawat serta menerima pengetahuan dan pengalaman dan profesi lain dalam rangka meningkatkan kemampuan dalam bidang perawatan.

4. Tanggung jawab perawat terhadap profesi keperawatan
• Perawat selalu berusaha meningkatkan kemampuan profesional secara sendiri atau bersama-sama dengan jalan menambah ilmu pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang bermanfaat bagi perkembangan perawatan.
• Perawat selalu menjunjung tinggi nama baik profesi dengan menunjukkan tingkah laku dan kepribadian yang luhur.
• Perawat senantiasa berperan dalam menentukan pembakuan pendidikan dan pelayanan perawatan serta menerapkan karirya dalam kegiatan pelayanan dan pendidikan perawatan.
• Perawat secara bersama-sama membina dan memelihara mutu organisasi profesi perawatan sebagai sarana pengabdiannya.

5. Tanggung Jawab perawat terhadap pemerintah, bangsa, dan tanah air.
• Perawat senantiasa melaksanakan ketentuan sebagai yang digariskan oleh pemerintah dalam bidang kesehatan dan perawatan.
• Perawat senantiasa berperan aktif dalam menyumbangkan pikiran kepada pemerintah dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan dan perawatan kepada masyarakat.

Contoh Surat Permohonan Surat Ijin Praktik Perawat (SIPP)

Perihal : Permohonan Surat Ijin Praktik Perawat (SIPP)

Kepada Yth
Pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota (. . . . . . .)
Dengan hormat

Saya yang bertanda tangan dibawah ini
Nama Lengkap : (. . . . . . .)
Alamat : (. . . . . . .)
Tempat, tanggal lahir : (. . . . . . .)
Jenis Kelamin : (. . . . . . .)
Tahun Lulusan : (. . . . . . .)

Bermaksud mengajukan permohonan untuk mendapatkan Surat Ijin Praktik Perawat (SIPP).
Sebagai pertimbangan bapak/ibu berikut saya lampirkan:
a. Fotocopy Surat Tanda Registrasi (STR)
b. Rekomendasi dari organisasi profesi
c. Surat pernyataan memiliki tempat praktik
d. Pas foto berwarna terbaru ukuran 4×6 sebanyak 3 (tiga) lembar
e. Surat keterangan sehat

Atas perhatian bapak/ibu saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya
(tanda tangan)
(nama)

Surat permohonan SIPP
Contoh Surat permohonan SIPP

Hasil Polling Perawat Indonesia: 3 Figur Potensial Sebagai Kandidat Ketua Umum PPNI Periode Mendatang.

Perawat.co.id merilis hasil survei mengenai figur yang layak sebagai ketua umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) pada periode mendatang menurut publik (perawat Indonesia).

Poling survei publik perawat ini dilakukan pada 18 Maret – 12 April 2018 dengan jumlah votes sebanyak 5124 orang. Mereka yang ikut poling survei adalah publik perawat se-Indonesia yang ada di sosial media komunitas perawat Indonesia.

1. Dr. Edy Wuryanto, M.Kep
Hasilnya, Dr. Edy Wuryanto, M.Kep yang saat ini menjabat sebagai ketua DPW PPNI Jateng ini memperoleh vote paling tertinggi dibanding figur lainnya, yaitu 57.59% – ( 2947 votes )

2. Prof. Nursalam
Posisi kedua ditempati Dekan Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Surabaya, Prof. Nursalam, dengan vote sebanyak 15.67% – ( 802 votes ).

3. Prof. Budi Anna Keliat
Pada posisi ketiga ditempati Prof. Budi Anna Keliat. Pakar keperawatan jiwa ini dipilih sebanyak 8.93% – ( 457 votes ).

4. Harif Fadhillah, SH., M.Kep
Kemudian, Harif Fadhillah, SH., M.Kep menempati urutan keempat dengan 5.86% – ( 300 votes ).

5. Prof. Achir Yani Hamid
Urutan kelima ditempati oleh mantan Ketua Umum PPNI sebelumnya, Prof. Achir Yani Hamid memperoleh sebanyak 3.07% – ( 157 votes )

Selain 5 figur diatas, para voters juga ada yang memilih kandidat lain seperti Wawan Hermawan, Ketua DPW Jabar saat ini, juga Sirajudin Noor, S.Kp., M.Kes, Syaifoel Hardy, MN dan lainnya dengan total sebanyak 8.87% – ( 454 votes )

Sumber data poling: perawat.co.id KLIK DISINI

Berikut beberapa cuplikan komentar dan harapan serta keinginan perawat Indonesia tentang figur Ketua Umum DPP PPNI mendatang;

Merisa Deniati Reiza:
Sapa pun yg jd ketum ppni nnt semoga bs mengangkat harkat n martabat perawat n bs mensejahterakn perawat , bs memperjuangkan para perawat untk mndptkn gaji yg layak seperti bidan ptt yg udh diangkat jd pns kmi pun ingn seperti mereka

Seragi Saur:
Cari figur yg pernah merasakan jadi perawat sesungguhnya.Bukan figur akademis yg cuma pintar teori. Tapi tidak pernah merasakan susahnya jadi perawat didunia kerja.

Bambang Eko W: ·
Jangan Asal Pilih dikarenakan asal daerah,Utamakan Yang Mengerti Tentang Kondisi Perawat Saat ini Khusus TKS dan Kontrak.

Purhadi Thoriq:
Siapa saja yang penting bisa mengayomi profesi perawat terlepas dari latar belakang pendidikannya, mau vokasi atau akademi itu adalah pilihan yg difasilitasi oleh negara.

Trias Dwi:
Yang sangat mengerti dengan kondisi perawat dibawah dan berani berkorban utk marwah perawat adalah edy wuryanto

Tris Mata:
Pa edy wuryanto figure yg tepat Untuk memimpin Ppni ke depan, sebagaimana jawa tengah yg sdh sedemikian maju selama beliau menjabat.

Sholeh Mbarep
Pak Edy Wuryanto.. sudah terbukti di Jawa tengah..

Nariman Alhuraibi:
Bapak edy wuryanto semoga saja bis a maju jadi ketum PPNI selanjutnya

R Kurniawan:
Pak Edi lah… Sumut mendukung penuh… Tolong kesejahteraan perawat terutama perawat TKS/Honorer yg telah mengabdikan dirinya untuk negeri ini…

Komentar dan harapan tentang figur Ketua Umum DPP PPNI mendatang yang diinginkan oleh perawat Indonesia selengkapnya bisa baca DISINI

 

Perawat Jateng Minta DPP PPNI “Judicial Review” UU Keperawatan ke MK

Perawat.co.id – Atas usulan perawat se Jawa Tengah melalui DPD ke DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) telah melakukan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) pada bulan Februari 2018 tentang “Regulasi Praktik Keperawatan” yang dihadiri oleh Ketua Umum DPP PPNI, pakar akademisi, pakar akademisi dan praktisi hukum kesehatan, pengurus DPW dan Ketua DPD se Jawa Tengah.

Salah satu kesimpulan Focus Group Discussion (FGD) adalah DPP PPNI diminta untuk melakukan peninjauan kembali “Judicial Review” Undang-Undang Keperawatan ke Mahkamah Konstitusi, Uji Materi ke Mahkamah Agung, Legislative Review ke DPR-RI dan Executive Review ke Pemerintah.

Secara lengkap tentang hasil Focus Group Discussion (FGD) seperti terlampir berikut ini:

1. Berbagai regulasi yang melanggar asas ketidakadilan bagi perawat dan praktik Keperawatan (seperti terlampir).

2.Ketidakadilan regulasi tersebut khususnya terkait dengan jenis dan jenjang pendidikan perawat; praktik dan perijinan keperawatan; tugas, fungsi dan kewenangan perawat, delegasi wewenang dengan tetap memperhatikan fungsi independent, dependent dan interdependent; praktik mandiri keperawatan; kesejahteraan perawat dan posisi strategis dalam jabatan manajemen pelayanan kesehatan.

3.DPP PPNI diminta untuk membentuk tim ad-hock dari berbagai pihak yang kompeten dan mampu untuk melakukan Judicial Review ke Mahkamah Konstitusi, Uji Materi ke Mahkamah Agung, Legislative Review ke DPR-RI dan Executive Review ke Pemerintah, sesuai dengan substansi dari masing-masing regulasi dimaksud.

4. Tim ad-hock bertugas menyusun prioritas dari berbagai regulasi dimaksud, menyiapkan naskah akademik dengan memperhatikan konstruksi figur hukum perawat Indonesia, mengkondisikan legal standing, dan tugas lain hingga proses amandemen regulasi diselesaikan.

5. Segala biaya yang diperlukan untuk proses Judicial Review, Uji Materi, Legislative Review dan Executive Review telah dianggarkan oleh DPP PPNI pada tahun anggaran 2018.

6. Segala kegiatan untuk proses Judicial Review, Uji Materi, Legislative Review dan Executive Review dilaksanakan mulai awal tahun 2018.

Demikian atas dukungan, perhatian dan kerjasamanya, kami sampaikan terima kasih.

Rekomendasi Judisial Review UU Keperawatan
Judisial Review UU Keperawatan

Rekomendasi Judisial Review UU Keperawatan

Profesor Keperawatan Pertama di Unpad

Profesor Keperawatan Pertama di Unpad
Profesor Keperawatan Pertama di Unpad

Guru besar atau profesor yang pertama dari Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran (Unpad) akhirnya disematkan kepada Prof. Dr. Suryani, S.Kp., M.HSC.

Acara tersebut akan diselenggarakan pada hari Jumat, 9 Februari 2018 pukul 09.00 WIB bertempat di Graha Sanusi Hardjadinata (Aula) Unpad, Jl. Dipati Ukur Nomor 35 Bandung.

Dalam acara pengukuhan tersebut, Prof. Dr. Suryani, S.Kp., M.HSC., akan menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Pendekatan Model Recovery sebagai Alternatif dalam Penyembuhan dan Pemulihan Gangguan Jiwa Kronis”

Bagaimana Menyikapi Orang Gangguan Jiwa ?

Mengapa Harus Home Care ?

Perawat Home Care
Perawat Home Care

Pelayanan kesehatan dirumah atau Home Care adalah pelayanan keperawatan yang diberikan pasien di rumahnya, yang merupakan sintesa dari pelayanan keperawatan komunitas dan keterampilan teknikal yang berasal dari spesialisasi kesehatan tertentu, yang berfokus pada asuhan keperawatan individu yang melibatkan keluarga, dengan tujuan menyembuhkan, mempertahankan dan meningkatkan kesehatan fisik, mental atau emosi pasien.

Mengapa home care dibutuhkan ?

Bagi Klien Dan Keluarga:

1. Layanan Home Care dapat membantu biaya rawat inap yang makin mahal, karena dapat mengurangi biaya akomodasi pasien, tranportasi dan konsumsi keluarga.

2. Mempererat ikatan keluarga, karena bisa selalu berdekatan pada saat anggota keluarga ada yang sakit.

3. Merasa lebih nyaman karena berada di rumah sendiri.

4. Makin banyaknya wanita yang bekerja diluar rumah, sehingga tugas merawat orang sakit yang biasanya dilakukan oleh ibu terhambat oleh karena itu kehadiran perawat untuk menggantikan.

Bagi Perawat

1.Memberikan variasi lingkungan kerja, sehingga tidak jenuh dengan lingkungan yang tetap sama.

2.Dapat mengenal klien dan lingkungannya dengan baik, sehingga pendidikan kesehatan yang diberikan sesuai dengan situasi dan kondisi rumah klien, dengan begitu kepuasan kerja perawat akan meningkat.

Apa Tujuan Layanan Home care ?

Tujuan Umum
– Meningkatkan kualitas hidup pasien dan keluarga

Tujuan Khusus
– Terpenuhi kebutuhan dasar (bio-psiko-sosial-spiritual) secara mandiri
– Meningkatan kemandirian keluarga dalam pemeliharan kesehatan
– Meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan kesehatan dirumah

Prinsip Home Care
– Pengelola’an Home Care dilaksanakan oleh perawat atau tim
– Mengaplikasikan konsep sebagai dasar mengambil keputusan dalam pratik
– Mengumpulkan data secara sistematis, akurat dan komprehensif
– Menggunakan data hasil pengkajian dalam menetakan diagnosa keperawatan
– Mengembangkan rencana keperawatan didasarkan pada diagnosa keperawatan
– Memberi pelayanan prepentif, kuratif, promotif dan rehabilitatif
– Mengevaluasi respon pasien dan keluarganya dalam intervensi keperawatan

Keuntungan Mengunakan Layanan Perawat Home Care

Layanan Perawat Home Care
Layanan Perawat Home Care

Layanan Perawat Home Care adalah merupakan salah satu layanan jasa perawat mandiri di Indonesia.

Saat ini perawat sudah bisa melakukan tindakan kepada pasien yang membutuhkan. Layanan ini bisa di lakukan di rumah atau saat masih di rumah sakit. Namun layanan jasa perawat untuk home care biasanya sering di lakukan di rumah dan hanya fokus kepada pasien. Dan inilah salah satu kelebihan dari pelayanan perawat home care lebih fokus dalam hal perawatan.

Ada beberapa keuntungan atau hal positif jika anda menggunakan layanan jasa perawat untuk merawat keluarga anda yang sedang sakit. Hal positif yang bisa anda dapatkan saat anda menggunakan layanan perawat home care adalah :

Fleksibel dalam waktu
Jika sebelumnya anda harus bangun pagi sebelum anda bekerja untuk memberikan kepada pasien yang merupakan salah satu anggota keluarga. Dengan adanya layanan Perawat Home Care anda tidak perlu terburu – buru untuk mengejar waktu anda. Karena pada dasarnya proses perawatan pasien sudah tertangani oleh perawat yang anda sewa jasanya. Memang terkesan lebih mudah untuk anda yang memang memiliki banyak kesibukan sehingga tidak mampu untuk memberikan perawatan kepada keluarga anda yang memang sedang sakit dan membutuhkan perawatan.

Proses perawatan lebih terkontrol
Jika selama ini anda melakukan perawatan kepada keluarga anda dengan cara yang anda ketahui dan menurut informasi yang anda dapatkan misalkan anda mendapatkan informasi perawatan dari sosial media, browsing di internet atau mendapatkan informasi dari teman yang memang tingkat kebenarannya masih belum 100% valid. Dengan menggunakan layanan Perawat Home Care anda sudah pasti mendapatkan informasi dari perawat yang kompeten di bidangnya sesuai dengan kebutuhan anda.

Biaya perawatan lebih murah
Jangan bandingkan dengan biaya perawatan yang anda gunakan saat anda memberikan perawatan sendiri, namun bandingkan jika anda mendapatkan perawatan dari rumah sakit atau klinik. Tentunya biaya yang harus anda keluarkan akan lebih besar. Layanan jasa perawat mandiri Home Care ini, biasanya kita hanya membayar fee perawat nya saja, tanpa ada embel – embel biaya tambahan lainnya. Gimana, pasti mau yang lebih murah, bukan ? .

Semoga dengan adanya artikel ini bisa membuat anda mengerti tentang pentingnya kasih sayang terhadap sesama anggota keluarga melalui layanan jasa home care.

Perawat Home Care
Perawat Home Care

Skill Dasar Yang Harus Dikuasai Perawat Homecare

Perawat Home Care
Perawat Home Care

Sesuai SK Dirjen Dirjen YAN MED NO HK. 00.06.5.1.311 menyebutkan ada 23 tindakan keperawatan mandiri yang bisa dilakukan oleh perawat home care antara lain :

1) Vital sign
2) Memasang nasogastric tube
3) Memasang selang susu besar
4) Memasang cateter
5) Penggantian tube pernafasan
6) Merawat luka dekubitus
7) Suction
8) Memasang peralatan O2
9) Penyuntikan (IV,IM, IC,SC)
10) Pemasangan infus maupun obat
11) Pengambilan preparat
12) Pemberian huknah/laksatif
13) Kebersihan diri
14) Latihan dalam rangka rehabilitasi medis
15) Tranpostasi klien untuk pelaksanaan pemeriksaan diagnostik
16) Penkes
17) Konseling kasus terminal
18) konsultasi/telepon
19) Fasilitasi ke dokter rujukan
20) Menyiapkan menu makanan
21) Membersihkan Tempat tidur pasien
22) Fasilitasi kegiatan sosial pasien
23) Fasilitasi perbaikan sarana klien.

8 Prospek Masa Depan Buat Kamu Yang Memilih Jurusan Keperawatan

8 Prospek Masa Depan Buat Kamu Yang Memilih Jurusan Keperawatan
8 Prospek Masa Depan Buat Kamu Yang Memilih Jurusan Keperawatan
Seiring perkembangan ilmu dan teknologi, prospek kerja dan Masa Depan Yang Memilih Jurusan Keperawatan kian Cerah.
Apa-apa saja peluangnya ? Yuk simak.
 
Perawat merupakan suatu profesi di bidang kesehatan yang sangat mulia dan terhormat. Kehadiran seorang perawat mempengaruhi proses penyembuhan penyakit pada setiap klien atau pasien. Menjadi seorang perawat merupakan suatu pilihan hidup, bahkan bagi sebagian orang menjadi seorang perawat adalah cita-cita besar yang ingin dicapai.
 
Peran penting perawat dalam berbagai sektor tak ayal membuat jurusan ini menjadi salah satau jenjang pendidikan lanjutan yang difavoritkan oleh banyak siswa yang duduk di bangku sekolah lanjutan menengah atas (SLTA).
 
Lalu seperti apa peluang kerja lulusan profesi keperawatan?
Berikut ulasannya:
Penulis: Ali Alamsyah/lyceum.id
Editor: Septy